Breaking News
Loading...
Rabu, 02 Desember 2015

TINJAUAN PSIKOLOGIS DARI PADA PENDIDIKAN DI INDONESIA.

05.15

TINJAUAN PSIKOLOGIS DARIPADA PENDIDIKAN DI INDONESIA.



 



      A.      Hukum dasar perkembangan kejiwaan manusia.

 



Bahwa manusia setiap saat mengalami perkembangan/ perubahan, perkembangan tersebut menuju kearah kemajuan. Perkembangan manusia bersifat jasmaniah dan rohaniah. Maksudnya perkembangan manusia tidak hanya berkembang dalam arti jasmaniah saja atau badannya saja akan tetapi perkembangan manusia tersebut disamping jasmaninya juga rohaninya atau jiwanya.

 



Proses perkembangan/ pertumbuhan manusia itu terjadi dan berlangsung secara teratur dan terarah, maksudnya perkembangan manusia tersebut menuju kearah kemajuan atau kedewasaan. Dan setiap perkembangan tersebut ditandai dengan suatu peningkatan kemampuan yang secara terus menerus akan bertambah kompleks. Jadi terdapat tugas-tugas tertentu yang harus dilewati atau dilakukan dalam setiap fase perkembngan . tugas-tugas tertentu yang harus dilakukan anak dalam periode tertentu disebut “developmental tasks”.

 



Tujuan dari perubahan yang selalu terjadi dalam kehidupan agar manusia dapat menyesuaikan dengan lingkungannya. Ada pun lingkungan manusia terdiri dari:



1   .       Lingkungan fisik



Yang termasuk lingkungan fisik: benda cair, benda padat, benda gas, dsb



Lingkungan manusia yag tidak dapat ditangkap oleh indra antara lain : situasi ekonomi, kepercayaan, ideologi, dsb.

 



2   .       Lingkungungan sosial.



Yaitu semua orang yang ada dalam dunia kehidupan anak, yakni orang yang bergaul dengan anak, bekerja sama dengan anak. Tugas pendidikan dalam hal ini ialah memberikan bimbingan agar pertumbuhan anak dapat berlangsung secara wajar dan optimal.



           



Beberapa hukum dasar yang perlu diperhatiakan dalam rangka membimbing anak adalah sebagai berikut:



                        Tiap-tiap anak mempunyai sifat kepribadian yang baik artinya anak-anak memiliki sifat-sifat yang khas.



            Kekhasan manusia/anak ter bentuk oleh 3 faktor: Keturunan(heredity), ligkungan, diri.



    



    A.      Keturunan(heredity).



Dalam hal ini  Genetika(ilmu tentang keturunan) banyak membicarakan masalah ini, “bahwa sifat-sifat yang dibawa manusia akan diturunkan kepada manusia yang diturunkannya. Sedang para ahli Ilmu jiwa, seperti HC Witherington mengatakan “bahwa hereditas adalah proses penurunan sifat-sifat atau cirri-ciri dari satu generasi kegenerasi lain,dengan perantaraan plasma benih.



   B.      Lingkungan



Lingkungan yang dihadapi anak pada pokoknya dapat dikelompokan sbb:



1  .       Lingungan dalam, yaitu cairan-cairan yang meresap ke dalam tubuh manusia, cairan ini berasal dari makanan dan minuman.



2  .       Lingkungan fisik, adalah lingkungan alam di sekitar anak ,yang meliputi tumbuh-tumbuhan, hewan,keadaan tanah, dsb.



3  .       Lingkungan budaya, adalah lingkungan yang berwujud bahasa, ilmu pengetahuan, karya seni, adat istiadat, dsb.



4  .       Lingkungan sosial, lingkungan ini meliputi bentuk hubungan, sikap atau tingkah laku manusia seperti tingkah laku ayah,ibu keluarga,tentangga,dsb.



5  .       Lingkungan spiritual , adalah lingkungan yang berupa agama, keyakinan masyarakat di sekitarnya, dan ide-ide yang muncul dalam masyarakatdimana anak hidup.




Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer